📢 Relatizen Update!

Berita terbaru Cikarang & Bekasi hari ini.

Baca Sekarang

Darurat Penyalahgunaan Obat Keras di Cikarang, Remaja Terancam Dampak Serius Tramadol dan Eximer

CIKARANGRELATE.com (Cikarang) - Fenomena penyalahgunaan obat keras seperti tramadol dan eximer di kalangan remaja kembali menjadi perhatian serius di wilayah Cikarang dan sekitarnya. Obat yang seharusnya digunakan berdasarkan resep dokter itu diduga kerap disalahgunakan untuk mendapatkan efek tertentu, tanpa memahami risiko kesehatan jangka panjang yang mengintai.

 

Sejumlah warga mengaku resah dengan maraknya peredaran obat-obatan tersebut di lingkungan permukiman hingga sekitar kawasan industri. Remaja disebut menjadi kelompok paling rentan, baik karena rasa ingin tahu, tekanan pergaulan, maupun kurangnya pengawasan.

Tonton di YouTube: Kapolres Metro Bekasi Geruduk Kampung Kavling Cikarang

Efek Samping yang Berbahaya

Tramadol merupakan obat pereda nyeri yang bekerja pada sistem saraf pusat. Jika digunakan tanpa pengawasan medis, konsumsi berlebihan dapat memicu efek samping seperti mual, pusing berat, gangguan kesadaran, hingga risiko kejang. Dalam kasus tertentu, penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan.

 

Sementara itu, eximer—yang dikenal sebagai obat penenang jenis tertentu—juga berpotensi menimbulkan efek sedatif berlebihan, gangguan perilaku, penurunan konsentrasi, hingga perubahan suasana hati yang ekstrem apabila disalahgunakan.

 

Tenaga kesehatan setempat mengingatkan bahwa kombinasi kedua obat tersebut tanpa indikasi medis sangat berisiko. “Penggunaan tanpa resep bisa memicu gangguan saraf, masalah pernapasan, bahkan kondisi darurat medis,” ujar salah satu tenaga medis yang enggan disebutkan namanya.

 

Dampak Sosial dan Lingkungan

Selain risiko kesehatan, penyalahgunaan obat keras juga berdampak pada kehidupan sosial remaja. Penurunan prestasi sekolah, perubahan perilaku, hingga potensi keterlibatan dalam tindakan kriminal menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua dan masyarakat.

 

Beberapa warga menilai perlunya pengawasan lebih ketat terhadap distribusi obat keras serta edukasi yang masif di lingkungan sekolah. Upaya preventif dinilai penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan zat berbahaya.

 

Peran Keluarga dan Lingkungan

Pengamat sosial menyebut, keluarga memegang peran penting dalam mencegah penyalahgunaan obat-obatan. Komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, pengawasan aktivitas pergaulan, serta edukasi sejak dini menjadi langkah awal yang krusial.

 

Selain itu, kolaborasi antara aparat, sekolah, dan tokoh masyarakat juga dinilai perlu diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi remaja di Cikarang.

Lebih baru Lebih lama

Promosikan Bisnis Anda di Cikarang!

Jangkau pembaca lokal secara tepat sasaran melalui
cikarangrelate.com

Pasang Iklan Sekarang
Hubungi 0852-1376-9244

Dukung jurnalisme independen

Apresiasi spesial untuk penulis:

☕ Sawer Penulis