CIKARANGRELATE.com (Jakarta) – Musisi Onadio Leonardo mengungkap pengalaman mengejutkan saat menjalani rehabilitasi usai terjerat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Dalam perbincangan di podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier, Onad membeberkan kondisi para penghuni tempat rehab, termasuk dampak serius konsumsi tramadol secara berlebihan.
Dalam tayangan tersebut, Onad menyebut mayoritas penghuni
rehabilitasi merupakan pengguna sabu. Namun, ia menyoroti fakta lain yang tak
kalah mengkhawatirkan, yakni sejumlah pasien yang menyalahgunakan obat
tramadol.
“Sudah sampai kayak nggak ingat nama,” ujar Onad.
Pernyataan itu langsung ditanggapi Deddy Corbuzier yang
memastikan kondisi tersebut. Onad menjelaskan, ada penghuni rehabilitasi yang
mengalami gangguan daya ingat berat hingga lupa nama sendiri, tempat tinggal,
bahkan tanggal lahir.
Konsumsi Hingga 20 Butir Sehari
Tak hanya itu, Onad juga mengungkap salah satu temannya di
tempat rehabilitasi mengonsumsi tramadol dalam jumlah ekstrem.
“Dia nyikatnya sampai 20 butir sehari,” kata Onad.
Konsumsi dalam jumlah besar tanpa pengawasan medis berisiko
menimbulkan efek serius, mulai dari gangguan kesadaran, kebingungan, hingga
ketergantungan. Tramadol sejatinya merupakan obat pereda nyeri yang hanya boleh
digunakan sesuai resep dokter.
Bahaya Penyalahgunaan Obat Resep
Pengakuan Onadio Leonardo ini menjadi pengingat bahwa
penyalahgunaan obat resep bisa sama berbahayanya dengan narkotika ilegal.
Tramadol yang kerap dianggap “aman” karena termasuk obat medis, ternyata dapat
berdampak fatal jika dikonsumsi secara sembarangan dan dalam dosis tinggi.
Onad mengaku pengalaman di rehabilitasi membuka matanya
terhadap bahaya tersebut.
“Pulang dari sana jadi tahu aneh-aneh gara-gara tramadol
itu. Jahat itu tramadol,” tegasnya.
Kisah ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak menyalahgunakan obat-obatan yang seharusnya digunakan untuk kepentingan medis.
.png)