CIKARANGRELATE.com (Cikarang) - Penyalahgunaan tramadol dan eximer bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga ancaman kesehatan dan sosial. Untuk itu, diperlukan langkah terpadu lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
Berikut langkah strategis yang dapat diambil:
1. Operasi dan Penegakan Hukum yang Konsisten
Aparat seperti Polres Metro Bekasi perlu:
Melakukan razia rutin di titik rawan
Menindak tegas pengedar tanpa izin resmi
Menelusuri rantai distribusi hingga pemasok utama
Mengawasi penjualan obat di kios tak berizin
Penindakan tidak boleh bersifat musiman, tetapi berkelanjutan dan terukur.
2. Pengawasan Ketat Apotek dan Distribusi Obat
Pemerintah daerah melalui dinas kesehatan perlu:
Memperketat pengawasan apotek dan toko obat
Mengecek kepatuhan terhadap aturan resep dokter
Memberi sanksi administratif hingga pencabutan izin bagi pelanggar
Sistem audit distribusi obat harus transparan dan terdigitalisasi untuk mencegah kebocoran.
3. Edukasi Masif ke Sekolah dan Lingkungan
Pencegahan harus dimulai dari hulu. Program yang bisa dilakukan:
Sosialisasi rutin di SMP dan SMA
Penyuluhan bahaya penyalahgunaan obat keras
Pelibatan guru BK dalam deteksi dini
Kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional juga penting untuk memperkuat materi edukasi dan kampanye publik.
4. Pembentukan Satgas Tingkat Kecamatan dan Desa
Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat membentuk:
Satgas anti-obat ilegal di tingkat desa/kelurahan
Posko pengaduan masyarakat
Sistem pelaporan cepat berbasis digital
Langkah ini memudahkan warga melapor tanpa takut intimidasi.
5. Penyediaan Layanan Rehabilitasi yang Mudah Diakses
Penanganan korban juga penting. Pemerintah perlu:
Menyediakan layanan konseling gratis
Mempermudah akses rehabilitasi
Memberikan pendampingan psikologis bagi remaja terdampak
Pendekatan ini memastikan pengguna tidak hanya dihukum, tetapi juga dipulihkan.
6. Penerangan dan Patroli di Titik Rawan
Langkah preventif lain:
Pemasangan CCTV di lokasi rawan
Penerangan jalan yang memadai
Patroli rutin malam hari
Langkah ini dapat menekan transaksi ilegal di ruang terbuka.
Kunci Utama: Kolaborasi dan Konsistensi
Pemberantasan penyalahgunaan tramadol dan eximer tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antara aparat, pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Jika dilakukan secara konsisten dan terintegrasi, Kabupaten Bekasi memiliki peluang besar untuk menekan peredaran obat keras ilegal dan melindungi generasi mudanya dari bahaya ketergantungan.
.png)