CIKARANGRELATE.com (Cikarang) – Geliat ekonomi pada Bulan Ramadhan di Cikarang kian terasa. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pastinya mengalami lonjakan permintaan signifikan pada Bulan Ramadan ini. Tradisi berbagi, menyiapkan hidangan khas Lebaran, hingga membeli busana baru menjadi faktor utama meningkatnya transaksi.
Berdasarkan pantauan di sejumlah kawasan perumahan dan
sentra usaha rumahan di Cikarang, berikut tujuh UMKM yang paling banyak dicari
warga menjelang Lebaran:
1. Hampers dan Parcel Lebaran
Permintaan hampers meningkat tajam, terutama untuk kebutuhan
perusahaan dan keluarga yang ingin berbagi kepada kerabat. Paket kue kering
premium, kurma, hingga produk custom dengan desain eksklusif menjadi favorit.
Banyak pelaku UMKM menerapkan sistem pre-order untuk mengantisipasi lonjakan
pesanan di H-7 hingga H-2 Lebaran.
2. Kue Kering Rumahan
Nastar, kastengel, dan putri salju tetap menjadi primadona.
Beberapa produsen kue kering rumahan di Cikarang mengaku omzetnya naik dua
hingga tiga kali lipat dibanding bulan biasa. Produksi dilakukan hampir setiap
hari demi memenuhi pesanan pelanggan tetap maupun pembeli baru.
3. Busana Muslim dan Baju Koko
Tradisi mengenakan pakaian baru saat Lebaran masih kuat di
tengah masyarakat. UMKM fesyen muslim kebanjiran pembeli, terutama untuk gamis
keluarga seragam dan baju koko modern. Tren warna pastel dan desain minimalis
mendominasi pilihan konsumen tahun ini.
4. Jasa Penjahit dan Permak
Tak sedikit warga yang memilih menjahit busana sesuai
selera. Penjahit rumahan di sejumlah titik Cikarang mengaku order meningkat
drastis. Bahkan, beberapa di antaranya sudah menutup pesanan sejak H-10 Lebaran
karena antrean yang membludak.
5. Ketupat dan Janur
Menjelang malam takbiran, pedagang janur dan ketupat mulai
bermunculan di pinggir jalan. Usaha musiman ini selalu ramai pembeli, terutama
sehari sebelum Lebaran. Harga yang terjangkau membuat ketupat siap anyam
menjadi pilihan praktis warga.
6. Catering dan Lauk Siap Saji
Kesibukan menjelang hari raya membuat sebagian keluarga
memilih memesan opor ayam, rendang, dan sambal goreng ati dari UMKM catering
rumahan. Lonjakan pesanan biasanya terjadi pada H-3 hingga malam takbiran.
7. Toples dan Kemasan Makanan
Di balik meningkatnya produksi kue dan hampers, penjual
toples dan kemasan makanan turut merasakan dampaknya. Penjualan wadah mika,
toples plastik, hingga kemasan custom melonjak selama Ramadan.
Dongkrak Ekonomi Lokal
Momentum Idul Fitri tak hanya menghadirkan kebahagiaan
spiritual, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat. Lonjakan
transaksi UMKM ini berdampak pada peningkatan pendapatan warga serta membuka
peluang kerja sementara.
Para pelaku UMKM di Cikarang berharap tren positif ini tidak
hanya terjadi saat Ramadan dan Lebaran, tetapi juga berlanjut di bulan-bulan
berikutnya. Sebab, di balik semarak hari raya, UMKM tetap menjadi tulang
punggung ekonomi lokal.
.png)