CIKARANGRELATE.com (Cikarang) — Di tengah gemerlap kawasan industri dan
deretan hunian modern, Cikarang menyimpan jejak sejarah panjang peradaban Islam
yang masih berdiri kokoh hingga kini. Tujuh masjid tertua di wilayah ini
menjadi saksi bisu perjalanan dakwah, perjuangan, dan kehidupan sosial
masyarakat sejak ratusan tahun lalu.
Keberadaan masjid-masjid tua tersebut bukan sekadar tempat
ibadah, melainkan pusat pendidikan agama, musyawarah warga, hingga titik awal
penyebaran Islam di wilayah Bekasi bagian timur.
1. Masjid Jami Al-Mujahidin Lemahabang
Masjid ini dikenal sebagai salah satu yang tertua di kawasan Lemahabang.
Berdiri sejak masa awal perkembangan permukiman, Al-Mujahidin menjadi pusat
kegiatan keagamaan dan pendidikan Islam tradisional. Arsitekturnya yang masih
mempertahankan unsur klasik menjadi daya tarik tersendiri.
2. Masjid Jami Al-Hidayah Cikarang Kota
Terletak di pusat Cikarang, masjid ini telah menjadi sentra aktivitas warga
sejak puluhan tahun silam. Dari pengajian rutin hingga peringatan hari besar
Islam, Al-Hidayah selalu menjadi titik kumpul masyarakat lintas generasi.
3. Masjid Jami At-Taqwa Karangasih
Masjid ini disebut-sebut berdiri sejak masa kolonial. Selain menjadi tempat
ibadah, masjid ini juga pernah menjadi ruang konsolidasi masyarakat pada masa
perjuangan kemerdekaan. Nilai historisnya masih terasa kuat hingga kini.
4. Masjid Jami Al-Ikhlas Sukatani (wilayah Cikarang lama)
Dikenal dengan bangunan sederhana namun sarat makna, masjid ini menjadi saksi
perkembangan dakwah di wilayah perbatasan Cikarang dan Sukatani. Tradisi
keagamaan klasik seperti pembacaan maulid dan pengajian kitab kuning masih
lestari.
5. Masjid Jami Nurul Yaqin Cibarusah (kawasan Cikarang
Selatan lama)
Meski kini Cibarusah berkembang pesat, masjid ini menjadi penanda awal
tumbuhnya komunitas Muslim di wilayah selatan Cikarang. Struktur bangunan yang
telah beberapa kali direnovasi tetap mempertahankan bagian asli sebagai simbol
sejarah.
6. Masjid Jami Al-Barkah Pasir Gombong
Berlokasi di salah satu wilayah tertua di Cikarang, masjid ini menjadi pusat
kegiatan sosial dan keagamaan sejak generasi terdahulu. Keberadaannya melekat
erat dengan sejarah tokoh-tokoh agama setempat.
7. Masjid Jami Al-Falah Cibatu
Masjid ini dikenal sebagai tempat awal pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak
kampung sejak masa lampau. Hingga kini, tradisi TPA dan majelis taklim masih
aktif, menjadikan Al-Falah tetap hidup di tengah modernisasi.
Keberadaan tujuh masjid ini menunjukkan bahwa sebelum
Cikarang dikenal sebagai kota industri, wilayah ini telah memiliki fondasi
spiritual dan sosial yang kuat. Di balik dinding-dinding tua dan tiang-tiang
kayu yang telah diperbarui, tersimpan kisah perjuangan para ulama dan
masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman.
Para tokoh masyarakat berharap, masjid-masjid bersejarah ini
tidak hanya dijaga secara fisik, tetapi juga dilestarikan nilai dan tradisinya.
Dokumentasi sejarah, perawatan bangunan, serta penguatan fungsi sosial menjadi
langkah penting agar generasi muda tidak melupakan akar sejarahnya.
Di tengah laju pembangunan yang tak terbendung, tujuh masjid
tua di Cikarang tetap berdiri sebagai penanda bahwa kemajuan sebuah daerah tak
lepas dari warisan spiritual yang telah lebih dahulu mengakar.