CIKARANGRELATE.com (Tambun Selatan) — Tekanan ekonomi usai pemutusan hubungan kerja (PHK) diduga menjadi motif seorang pria berinisial YH alias Pidi (30-an), warga Tambun, nekat mencuri sepeda motor di kawasan Duren Sawit. Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan berujung pada penangkapan pelaku di kediamannya.
Peristiwa terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026. Sepeda motor
milik seorang karyawan toko sepatu raib saat diparkir. Korban kemudian
melaporkan kejadian itu ke Polsek setempat dengan menyertakan ciri-ciri pelaku.
Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, petugas mengidentifikasi pria yang
beraksi menggunakan kunci letter T.
Subdit Resmob Polda Metro Jaya bergerak cepat dan
mengamankan YH di rumahnya di Tambun. Saat penangkapan, suasana sempat memanas.
Istri pelaku yang tidak mengetahui suaminya telah di-PHK maupun terlibat tindak
kriminal, menangis histeris dan sempat mencoba menghalangi petugas.
Kepada polisi, YH mengakui perbuatannya. Ia mengaku sudah
tidak bekerja sebagai buruh pabrik dan tidak berani berterus terang kepada sang
istri soal status penganggurannya. Desakan kebutuhan ekonomi disebut menjadi
alasan ia beralih menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa kunci
letter T yang digunakan untuk merusak rumah kunci motor. Kini YH harus
mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tekanan ekonomi dan persoalan komunikasi dalam keluarga dapat berujung pada keputusan keliru. Aparat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan serta memastikan penggunaan kunci pengaman tambahan guna meminimalisasi risiko pencurian.
.png)