CIKARANGRELATE.COM | Kedungwaringin – Calon kepala desa yang akan bertarung pada Pilkades Desa Karangharum 2026, Ajeng Frisca, memperkenalkan sejumlah program sosial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui materi publikasi yang beredar, Ajeng mengusung empat program bantuan yang menyasar kebutuhan warga dari berbagai kalangan.
Program-program tersebut diklaim disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung apabila nantinya mendapat kepercayaan memimpin Desa Karangharum.
Empat program yang ditawarkan meliputi:
1. Program Bantuan untuk Melahirkan
Program ini ditujukan untuk membantu para ibu yang akan melahirkan. Dalam materi kampanye disebutkan bahwa setiap ibu berhak memperoleh dukungan terbaik saat proses persalinan sehingga diharapkan dapat meringankan beban keluarga.
2. Program Bantuan Dana Kematian
Ajeng Frisca juga menawarkan bantuan dana kematian bagi keluarga yang sedang berduka. Program tersebut dirancang sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang menghadapi beban biaya saat kehilangan anggota keluarga.
3. Program Bantuan Pendidikan dan Mondok Pesantren bagi Keluarga Kurang Mampu
Sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian dalam program yang diusung. Bantuan ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan maupun menempuh pendidikan di pondok pesantren tanpa terkendala biaya.
4. Program Bantuan untuk Pernikahan
Selain itu, Ajeng Frisca menawarkan bantuan bagi warga yang akan melangsungkan pernikahan. Program ini disebut sebagai upaya membantu masyarakat dalam mempersiapkan awal kehidupan berkeluarga yang harmonis.
Dalam materi publikasi tersebut juga dijelaskan bahwa seluruh program disusun atas dasar kepedulian terhadap masyarakat Desa Karangharum. Tujuannya adalah meringankan beban warga, menghadirkan manfaat nyata, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang mengedepankan kepedulian, keadilan, transparansi, dan kesejahteraan masyarakat.
Program bantuan yang menyentuh berbagai fase kehidupan masyarakat, mulai dari kelahiran, pendidikan, pernikahan hingga kematian, menjadi salah satu konsep yang cukup unik dalam kontestasi Pilkades Desa Karangharum 2026. Gagasan tersebut diperkirakan akan menjadi perhatian warga karena menyasar kebutuhan sosial yang kerap dihadapi masyarakat.